-->

Bank Sulsel Adakan Sosialisasi Implementasi Transaksi Non Tunai Dana BOS


PENAINSPIRASI.COM, BONE - Bank Sulsel menggelar sosialisasi Implementasi Sistem Transaksi Non Tunai (TNT) dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan gerakan One Student One Account tingkat SMA/SMK/SLB Kabupaten Bone kerja sama Cabang Dinas Wilayah III Bone dan Sinjai bertempat di SMKN 1 Bone, Kamis, 17 September 2020. 

Sosialisasi yang diikuti para kepala SMA/SMK dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Pemda Kabupaten Bone, Drs. H. Andi Islamuddin yang didampingi Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Bone -Sinjai, Andi Syamsu Alam.

Selain sosilisasi, dalam acara tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan PKS (Perjanjian Kerja Sama) Tabungan Simpel kepada 40 sekolah yang diwakili secara simbolis Kepala SMAN 5 Bone Drs Mustan MPd dan Kepala SMK Negeri 1 Bone Drs H Amiruddin Am MM.

Setelah itu dilanjutkan dengan penyerahan cindramata Uang Ta’ Card kepada Sekda Pemda Kab. Bone dan kepala Cabang Dinas pendidikan Wilayah III Bone Sinjai.

Adapun peserta pada sosialisasi ini adalah para kepala sekolah dan bendahara sebanyak 30 SMA, 9 SMK dan 1 SLB se-Kabupaten Bone. 

Materi yang dipresentasikan adalah Sistem aplikasi TNT, Produk Member Get Member (MGM), One Student One Account, Produk tabungan Simpel, Produk Uang ta’ Card, Kredit KUL dan Pra Pensiun, Kredit KUR dan Kredit KPR Subsidi.

Kepala Bank Sulsel Andi Mulyadi mengatakan terkait perubahan arsitektur digitalisasi pembayaran dana BOS oleh Kementerian Pendidikan yang mewajibkan penggunaan dan pembayaran dan BOS secara Daring serta dalam rangka menjaga kelancaran dan menfasilitasi kegiatan transaksi keuangan ditengah upaya penanggulangan Pandemi Covid-19, sehingga dimaksimalkan dan mengoptimalkan penggunaan TNT untuk transaksi pembayaran secara Non-Tunai kepada sekolah penerima dana BOS.

"Transaksi Non Tunai (TNT) On-Line adalah aplikasi yang berbasis internet sebagai fasilitas digital yang disediakan oleh Bank Sulselbar untuk melakukan proses transaksi dari rekening nasabah seperti : cek saldo rekening, Transfer (honorer, gaji, tunjangan, rekanan dll), Pembayaran BPJS, Pembayaran Pajak (PPn, PPh dll), Pembayaran listrik PLN,  Pembayaran air ledeng PDAM," ujarnya. 

Untuk mengakses TNT On-Line dapat digunakan perangkat seperti HP atau PC/Laptop dengan koneksi internet yang stabil. Prosesnya simpel dan cepat serta dilengkapi dengan standar keamanan sesuai aturan OJK dan BI yang berlaku.

"Adapun pelaksanaan Sistem TNT ini maka setiap kepala sekolah dan bendahara memiliki user dengan fungsi dan tanggung jawab masing-masing," imbuhnya. 

Dikatakannya lagi, Gerakan One Student One Account atau satu siswa satu rekening merupakan tindak lanjut Hari Indonesia Menabung yang ditetapkan setiap tanggal 20 Agustus. 

"Kepada kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone agar menghimbau seluruh pelajar di Kabupaten Bone untuk wajib memiliki tabungan bekerjasama dengan lembaga Keuangan Daerah dengan target One Student One Account (OSOA)," pintanya. 

Budaya menabung sejak dini di Lembaga Jasa Keuangan formal diharapkan dapat diwujudkan. Hal itu merupakan sasaran dari program One Student One Account yang diprakarsai Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian/lembaga terkait dan Perbankan.

"Realisasi OSOA tentu membutuhkan sinergi dengan perbankan. Hal ini terkait kemudahan pelajar/siswa dalam membuka rekening dengan biaya yang terjangkau. Untuk itu OJK dengan perbankan meluncurkan produk tabungan SIMPEL (Simpanan Pelajar) pada tahun 2015," imbuhnya. (ILO)

Komentar

Berita Terkini