KPPS Asal Maros Meninggal Dunia Pasca Pemilu 2019

Foto: Isparianto salah satu KPPS yang meninggal dunia dari Kelurahan Hasanuddin, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan. Ist

Maros, Penainspirasi.com-Pemuda asal Kabupaten Maros, Isparianto (21) yang merupakan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang bertugas di TPS 6 Lingkungan Kadieng, Kelurahan Hasanuddin, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros dikabarkan meninggal dunia, Selasa malam, (14/5).

Komisioner KPU Maros Divisi Data dan Informasi, Meylani saat dikonfirmasi membenarkan jika anggota KPPS di Maros yang meninggal yakni Isparianto (21). 

"Ia benar anggota KPPS yang meninggal merupakan anggota KPPS 3 yang bertugas di TPS 6 lingkungan Kaideng, saya sementara di rumah duka ini," kata Meylani.

Meylani mengatakan, jika almarhum meninggal di Rumah Sakit Salewanggang Maros, orangtua almarhum Isparianto kepada Meylani menuturkan jika anaknya sempat drop usai Pemilu serentak 17 April 2019 lalu saat penghitungan suara dan dilarikan ke Puskesmas.

Usai mendapatkan perawatan di Puskesmas, Isparianto sempat keluar dan dirawat dirumah setelah 6 hari dirumah. 

"Kondisinya sudah membaik setelah dari Puskesmas, tapi setelah enam hari kondisinya mulai drop dan hingga dilarikan ke rumah sakit hingga meninggal dunia," kata Meylani saat dihubungi melalui selularnya.

Isparianto tercatat sebagai anggota KPPS muda yang saat ini masih mengenyam pendidikan kuliah semester akhir di Universitas Muslim Maros (UMMA). "Anak ini masih dibangku kuliah, dan ia sebenarnya sudah KKN dan sudah semester akhir di UMMA," ujar Meylani.

Kini jenasah almarhum Isparianto disemayamkan dirumahnya di kompleks perhubungan Maros, sejumlah kerabat dan keluarga hingga anggota KPU Maros turut hadir memberikan ungkapan duka.

Meninggalnya Isparianto menambah jumlah anggota KPPS di Sulawesi Selatan meninggal sebanyak 13 orang petugas KPPS, berikut datanya;

1. Ripto dari Kabupaten Luwu Timur

2. Syamsuddin dari Kabupaten Bantaeng

3. Muhammad Ihsan dari Kabupaten Maros.

4. Audina Amaliah dari Kabupaten Luwu.

5. Rasdi dari Kabupaten Sidrap.

6. Ramlah dari Kota Parepare

7. Suharni dari Kabupaten Bulukumba.

8. Radiansyah dari Makassar

9. Muhammad Alip Ukhda dari Makassar

10. Muhammad Amar dari Makassar. 

11. Jamaluddin dari Kabupaten Gowa. 

12. Neneng Kharisma, dari Gowa

13. Isparianto dari Maros.

Sementara secara nasional jumlah anggota KPPS meninggal bertambah, tercatat hingga pada Minggu (13/5) lalu, jumlah petugas KPPS yang meninggal mencapai 469 orang.

Sumber : kabarmakassar.com

Editor : Edy F.Noya

Komentar

Berita Terkini